Serangan Udara Israel di Pinggiran Beirut Tewaskan Empat Orang Beirut, Lebanon – Serangan udara yang dilancarkan oleh Israel pada hari Minggu menyebabkan kematian empat orang dan cedera 30 individu di area pinggiran selatan kota tersebut, menurut informasi dari layanan ambulans Lebanon. “Empat orang tewas, 30 lainnya terluka akibat serangan Israel di Jnah,” ujar sumber dari layanan ambulans tersebut, menambahkan bahwa jumlah korban bisa berubah seiring berkembangnya situasi. Rudal Israel menghantam beberapa bangunan perumahan berlantai di lingkungan Jnah serta Roueiss. Area Jnah juga merupakan lokasi tempat berdirinya Kedutaan Besar Tiongkok dan menjadi tempat pengungsian sementara yang menyimpan lebih dari 8.000 warga dari wilayah selatan dan timur Lebanon. Awal Eskalasi Konflik Eskalasi perang antara Israel dan Hizbullah dimulai pada 2 Maret, ketika gerakan Lebanon melakukan serangan roket ke wilayah Israel. Serangan ini terjadi dalam konteks operasi militer AS dan Israel terhadap Iran. Sebagai respons, Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk daerah selatan dan lembah Beqaa, serta sekitar kota Beirut. Pada 16 Maret, militer Israel secara resmi mengumumkan dimulainya operasi darat di Lebanon selatan. Sumber: Sputnik/RIA Novosti
BNPB siapkan bantuan logistik di masa tanggap darurat bencana Ternate
BNPB Siapkan Bantuan Logistik Selama Masa Tanggap Darurat Bencana Ternate Minggu ini, Direktur Penanganan Wilayah I Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Riyanto, menyampaikan bahwa lembaga tersebut tengah mempersiapkan pendukung utama dalam dua minggu ke depan, yakni distribusi kebutuhan logistik ke daerah terpencil seperti Pulau Mayau dan Tifure Pulau Batang Dua. Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan trauma healing bersama Dinas Sosial serta jajaran TNI/Polri. “Kami telah berkoordinasi untuk mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR dari Basarnas agar dapat mendukung penyaluran logistik,” ujarnya. BNPB menegaskan kesiapan pusat untuk memberikan bantuan maksimal selama masa tanggap darurat di Maluku Utara. Mekanisme perbaikan rumah yang rusak akibat bencana alam atau konflik sosial akan dijalankan sesuai peraturan yang berlaku. Rakor yang diikuti oleh seluruh instansi pemerintah ditutup dengan kesepakatan untuk terus melayani masyarakat meski tengah hari libur nasional. Kondisi Terkini Akibat Gempa Bumi 7,6 Magnitudo Sebelumnya, Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, menekankan perlunya tindakan cepat dan terpadu dalam menangani dampak gempa yang terjadi 2 April lalu. Gempa tersebut memengaruhi empat kabupaten dan dua kota, mencakup 27 kecamatan serta 46 desa/kelurahan. Kota Ternate terkena 7 kecamatan dan 15 desa/kelurahan, sementara Kota Tidore juga mengalami kerusakan serupa. Kerusakan Fisik dan Korban Dari laporan tim lapangan, gempa menyebabkan kerusakan pada 99 unit rumah dengan kerusakan berat, 66 rumah rusak sedang, dan 139 rumah rusak ringan. Saat ini, tidak ada laporan korban meninggal, satu orang mengalami luka ringan. Pengungsi tercatat sekitar 2.000 jiwa, dengan 1.107 orang atau 113 keluarga masih berada di tempat evakuasi.
Program Terbaru: DPRD NTB: Penutupan sementara ratusan SPPG untuk keamanan makanan
DPRD NTB: Penutupan Sementara Ratusan SPPG untuk Keamanan Makanan Dalam wawancara di Mataram, Minggu, Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penutupan sementara 302 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai langkah antisipatif. Tindakan ini bertujuan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menyajikan makanan yang higienis dan aman bagi konsumen. “Menurutnya, kebijakan penutupan sementara oleh BGN dinilai tepat untuk menjamin standar keamanan program MBG,” ujar Lalu Wirajaya. Politisi Dapil Kabupaten Lombok Tengah ini menjelaskan bahwa penyebab penutupan ratusan SPPG meliputi ketidaktercukupan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan kurangnya infrastruktur Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL). Kedua dokumen tersebut dianggap penting karena berkaitan langsung dengan kualitas makanan yang didistribusikan dan kondisi sanitasi lingkungan sekitar lokasi operasional SPPG. “Dapur-dapur tersebut di-suspend karena tidak memenuhi standar kelayakan, terutama masalah sanitasi, pengelolaan limbah (IPAL) yang buruk, serta belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjamin keamanan makanan,” tambahnya. Sebelumnya, 302 SPPG atau dapur MBG di wilayah NTB seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Dompu, dan Mataram ditutup sementara oleh BGN. Menurut Lalu Wirajaya, langkah ini berdampak pada SPPG untuk segera melakukan perbaikan sebelum kembali beroperasi. “Ya ini adalah konsekuensi yang harus diterima oleh SPPG sehingga diharapkan dengan adanya suspend ini, mereka bisa segera memperbaiki kualitas dan keamanan makanan,” ucap politisi tersebut. Langkah Preventif untuk Keamanan Pangan Ketua Satgas MBG Provinsi NTB Fathul Gani menegaskan bahwa keputusan penutupan SPPG bertujuan mencegah risiko kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya percepatan pengurusan Sertifikat Rumah/Instalasi Sehat (SRIS) dan Sertifikat Laik Sanitasi (SLS) sebagai syarat utama. “Kunci utama saat ini terletak pada percepatan dan ketepatan pengurusan SRIS/SLS,” ujarnya. Fathul Gani mengingatkan bahwa Dinas Kesehatan NTB harus memastikan tidak ada penundaan dalam proses verifikasi, terutama jika seluruh persyaratan sudah sesuai standar operasional. Keterlambatan, lanjutnya, bisa menyebabkan masalah hukum. “Tidak boleh ada lagi penundaan jika semua sudah sesuai SOP. Keterlambatan justru berpotensi menimbulkan persoalan hukum,” kata Fathul Gani.
Kebijakan Baru: Arab Saudi sukses luncurkan satelit “Shams”
Arab Saudi Berhasil Meluncurkan Satelit “Shams” dalam Misi Artemis II Dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA), Kerajaan Arab Saudi berhasil meluncurkan satelit “Shams” pada hari Sabtu (4/4) melalui Sistem Peluncuran Luar Angkasa. Ini menjadi bagian dari misi Artemis II, yang merupakan tahap kedua dari program Artemis yang diinisiasi oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat. Kegiatan ini menandai langkah pertama Arab Saudi dalam bergabung dengan program Artemis, menjadikannya negara Arab pertama yang terlibat dalam misi tersebut. SPA menekankan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen kerajaan untuk memperkuat sektor antariksa melalui inovasi dan kerja sama global. Misi Artemis II: Kolaborasi Internasional untuk Ilmu Pengetahuan Antariksa Artemis II adalah bagian dari upaya bersama internasional yang bertujuan mempercepat penelitian dan pengembangan teknologi di bidang antariksa. Proyek ini didukung oleh NASA, dengan fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan serta inovasi di sektor luar angkasa. SPA menjelaskan bahwa satelit “Shams” akan beroperasi di orbit elips dengan jarak antara 500 hingga 70.000 km di atas permukaan bumi. Orbit ini memungkinkan satelit memantau aktivitas matahari, radiasi, dan mendukung penelitian cuaca luar angkasa yang lebih mendalam. Kehadiran satelit ini menunjukkan pengembangan teknologi luar angkasa Arab Saudi yang semakin berkembang. Selain itu, misi ini juga berkontribusi pada penguatan kompetensi lokal dan perluasan kemitraan internasional dalam bidang antariksa.
Malaysia minta DK PBB tegas soal serangan terhadap pasukan UNIFIL
Malaysia Serukan DK PBB Tindak Tegas Serangan terhadap UNIFIL Kuala Lumpur – Kementerian Luar Negeri Malaysia meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengambil langkah tegas dalam menyikapi serangan yang terjadi terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan. Dalam pernyataan resmi, Wisma Putra menyatakan dukungan terhadap upaya menjaga keamanan misi-misi PBB. “Kami menyerukan kepada semua pihak untuk memastikan keselamatan personel PBB serta menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kekebalan dan integritas misi-misi PBB,” demikian keterangan yang diterbitkan di Kuala Lumpur, Minggu. Malaysia dengan tegas mengecam serangan berulang yang mengancam pasukan UNIFIL, termasuk insiden terbaru pada Jumat (3/4) di El Addaiseh yang melukai tiga personel asal Indonesia. Serangan-serangan ini dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Indonesia Meminta Penjagaan Keamanan Lebih Mantap Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon. Insiden itu menewaskan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Anumerta Farizal Rhomadon. Selain itu, tiga personel lainnya mengalami cedera. “Harus ada satu garansi keamanan bagi prajurit-prajurit penjaga perdamaian karena mereka menjaga perdamaian. They are peacekeeping, not peacemaking,” ujar Menlu RI Sugiono. Menlu Sugiono juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap keamanan pasukan penjaga perdamaian di berbagai wilayah tugas, khususnya di Lebanon. Ia menyatakan serangan tersebut melanggar Resolusi DK PBB Nomor 1701 dan hukum humaniter internasional.
Isu Penting: Hasan Nasbi: Saat ini bukan waktu tepat provokasi terhadap pemerintah
Hasan Nasbi: Saat ini bukan waktu tepat provokasi terhadap pemerintah Jakarta – Hasan Nasbi, mantan Kepala Kantor Kepresidenan, menegaskan bahwa pernyataan yang dianggap memicu provokasi terhadap pemerintah tidak tepat untuk dilakukan di tengah dinamika global yang sedang berlangsung. Menurutnya, situasi saat ini membutuhkan persatuan agar bangsa Indonesia dapat menghadapi berbagai tantangan di luar negeri. “Saat ini, cuaca ekonomi dunia tidak stabil, keamanan internasional juga mengalami ketegangan, dan berbagai konflik terjadi di berbagai wilayah. Namun, di dalam negeri, sejumlah orang yang mengklaim sebagai pejuang demokrasi justru memanaskan suasana,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu. Hasan memberikan tanggapan terhadap pernyataan yang dituduh provokatif dari seorang pimpinan lembaga survei. Ia merasa prihatin melihat upaya tersebut yang menurutnya bertujuan untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah tanpa melalui proses demokrasi yang sesuai. “Mereka mengklaim sebagai pejuang demokrasi, tetapi tidak pernah memahami inti dari demokrasi itu sendiri. Kegiatan perebutan kekuasaan dalam sistem demokrasi harus dilakukan melalui pemilu, bukan dengan cara memicu kekacauan,” katanya. Dia juga menyayangkan bahwa provokasi berasal dari seorang ahli ilmu politik yang dianggap mampu memahami proses demokrasi. Padahal, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini dinilai positif. Hasan menilai bahwa pemimpin lembaga survei tersebut justru tidak menghormati mekanisme demokrasi yang sudah berjalan. “Jika pemerintah tidak melakukan kesalahan atau pelanggaran terhadap konstitusi, tetapi Anda ingin mengajak masyarakat untuk menjatuhkan presiden karena keinginan pribadi yang tidak terpenuhi, itu tidak bisa diterima,” tegasnya.
Kebijakan Baru: Timnas futsal Indonesia targetkan lolos semifinal Kejuaraan ASEAN 2026
Timnas Futsal Indonesia Berambisi Mencapai Babak Semifinal Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 Jakarta – Kompetisi ASEAN Futsal Championship 2026 akan dimulai pada Senin (6/4) di Nonthaburi Hall, Thailand. Tim nasional futsal Indonesia berharap bisa melangkah ke babak semifinal, meski menekankan pendekatan bertahap dan realistis dalam perjalanan mereka. Pendekatan Pelatih Héctor Souto Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Héctor Souto, mengungkapkan bahwa target utama skuad Garuda adalah mengembangkan tim nasional dengan memperkuat kesiapan pemain. “Kami hanya ingin berusaha menjadi kompetitif. Target utama kami adalah mengembangkan tim nasional agar memiliki lebih banyak pemain yang siap bermain kapan pun kami membutuhkan mereka,” jelas Souto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu. “Terkait turnamen ini, kami akan menjalani pertandingan demi pertandingan. Semoga kami bisa mencapai semifinal, itu adalah target hasil kami untuk fase grup, dan setelah itu kita lihat apa yang terjadi,” tambahnya. Federasi Futsal Indonesia dan Strategi Jangka Panjang Bagi Federasi Futsal Indonesia serta jajaran pelatih, keikutsertaan dalam turnamen ini dianggap sebagai langkah investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi tim nasional. Memberikan pengalaman internasional kepada talenta dari Liga Profesional Futsal (PFL) dianggap sebagai strategi efektif untuk menjamin adanya cadangan pemain berkualitas. Daftar Pemain Timnas Futsal Indonesia di ASEAN Futsal Championship 2026 Skuad baru Garuda akan menghadapi Brunei Darussalam dalam pertandingan pembuka pada Senin (6/4). Berikut susunan pemain yang terlibat: Kiper: Muhammad Albagir (Blacksteel FC Papua), Angga Ariansyah (Unggul FC) Anchor: Dewa Rizki (Cosmo JNE FC Jakarta), Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar), Peter Junior (Blacksteel FC Papua) Flank: Guntur Sulostyo (Bintang Timur Surabaya), Yogi Saputra (Pangsuma FC Kalbar), Rizky Fauzan (Fafage Banua), Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar), Andarias Kareth (Fafage Banua), Adityas Priambudi (Blacksteel FC Papua) Pivot: Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC), Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang), Daniel Yeimo (Blacksteel FC Papua) Timnas futsal Indonesia memohon dukungan masyarakat Indonesia agar para pemain muda dapat menunjukkan performa terbaik dan membawa kebanggaan bagi negara.
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka – 4 Pekerja Tewas
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas Empat pekerja meninggal dunia, sementara tiga dari mereka mengalami cedera setelah jatuh ke dalam penampungan air yang mengandung gas beracun di wilayah Jakarta Selatan, Jumat (3/4). Kecelakaan terjadi saat tim konstruksi sedang melakukan pengurasan rutin di area proyek. Kondisi mendadak memburuk ketika satu orang terjatuh ke dalam lubang, menyebabkan rekan-rekannya ikut terlibat dalam kejadian tragis tersebut. Penyelidikan oleh Polda Metro Jaya Tim penyidik dari Polda Metro Jaya sedang menelusuri penyebab insiden berdarah tersebut, termasuk kemungkinan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja. “Tim penyidik telah mengamati lokasi kejadian secara mendalam serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar untuk mengungkap fakta-fakta utama,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. Korban dan Kondisi Setelah Evakuasi Selama proses evakuasi, saksi menyatakan bahwa ruangan terasa membusuk dan panas. Empat korban yang teridentifikasi berinisial YN (32), MW (62), TS (63), serta MF (19) dinyatakan meninggal setelah sampai di RSUD Pasar Rebo. Tiga pekerja lain, yakni U (41), AJ (37), dan S (63), mengalami gangguan pernapasan dan sedang mendapatkan perawatan intensif. Penyebab Insiden yang Diduga Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menyebut bahwa para korban kemungkinan besar terpapar gas beracun dari dalam tangki. Lokasi kejadian segera dikuasai polisi sejak siang hari untuk mencegah penyebaran risiko lebih lanjut. Sengketa Lahan di TB Simatupang Selain menyelidiki kelalaian, pihak kepolisian juga memantau situasi sengketa lahan di wilayah TB Simatupang. BPN Jaksel didesak untuk segera mengunci 38 sertifikat hak guna bangunan (SHM) yang menjadi sumber perdebatan.
Rencana Khusus: Geger Antartika Mendadak Berubah Jadi Hijau, Pertanda Apa?
Geger Antartika Mendadak Berubah Jadi Hijau, Pertanda Apa? Pada awal Maret 2026, kejadian unik tercatat di wilayah Antartika. Satelit Copernicus, yang dikelola oleh Badan Antariksa Eropa (ESA), mencatat perubahan warna es menjadi hijau. Peristiwa ini segera memicu keheranan ilmuwan, yang langsung melakukan penelitian lebih lanjut. Fenomena Alami yang Diselidiki Data dari Sentinel-2 dan Sentinel-3, dua satelit yang dipakai untuk mengamati perubahan lingkungan Bumi, menunjukkan fenomena tersebut. Awalnya, warna hijau di atas es memicu pertanyaan besar. Namun, setelah investigasi, para peneliti menyimpulkan bahwa ini bukan tanda bencana, melainkan bagian dari siklus alami. Munculnya fitoplankton menandai musim semi di Antartika, setelah periode malam kutub yang panjang. Fenomena ini menggambarkan proses alami yang terjadi setiap tahun. Mekanisme Penyebab Perubahan Warna Ketika es mulai mencair, nutrisi yang terperangkap dalam lapisan es dilepaskan ke laut. Proses ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan fitoplankton secara masif. Organisme mikroskopis ini menjadi dasar rantai makanan laut dan memberikan warna hijau pada permukaan air. Indikator Kesehatan Ekosistem Laut Siklus nutrisi di Samudra Selatan yang seimbang ditunjukkan oleh kenaikan populasi fitoplankton. Fenomena ini menjadi tanda bahwa ekosistem laut Antartika masih berjalan baik. Program Copernicus menjelaskan, pertumbuhan ini adalah bagian dari siklus musiman yang wajar. Pengamatan ini membantu ilmuwan memahami dinamika ekosistem di belahan selatan serta mengevaluasi dampak perubahan lingkungan terhadap keseimbangan alam. Peluang Baru dalam Pemantauan Laut Citra satelit membuka kemungkinan baru bagi para peneliti untuk mengawasi arus laut dan distribusi kehidupan laut, termasuk di area yang sulit dijangkau secara langsung. Fenomena es hijau justru menjadi sinyal positif bagi kesehatan lingkungan laut.
Monyet Serang Balita di Pamekasan hingga Tewas – Berujung Dibunuh Pemilik
Monyet Serang Balita di Pamekasan hingga Tewas, Berujung Dibunuh Pemilik Peristiwa Penyerangan Monyet Pada Selasa (31/3), seorang anak perempuan berusia lima tahun dengan inisial KI di Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Pamekasan, Jawa Timur (Jatim) menjadi korban serangan monyet yang mengakibatkan kematian. Monyet tersebut adalah milik warga setempat dan lepas dari ikat rantainya. Pelarian Anak-Anak Kapolsek Pasean, AKP Gunarto, menyebutkan bahwa monyet menyerang tiga anak, yaitu W (6 tahun), KA (7 tahun), dan KI (5 tahun), saat bermain secara mengerikan. Ketiga anak itu panik dan berusaha melarikan diri. Dua di antaranya, W dan KA, berhasil melompati pagar rumah dan kabur, sedangkan KI tidak bisa melewati pagar tersebut. Kondisi Korban KI berlari ke kamar di samping rumah untuk berlindung, tetapi pintunya tertutup. Setelah itu, monyet tersebut menggigit korban, menyebabkan luka serius di paha kanan. “KI berlari ke kamar di samping rumah untuk berlindung, tetapi pintunya tertutup. Setelah itu, monyet tersebut menggigit korban, menyebabkan luka serius di paha kanan,” kata AKP Gunarto, seperti dilaporkan detikJatim pada Jumat (3/4/2026). Tindakan Pemilik Monyet Setelah insiden, pemilik monyet, Saiful, menangkap hewan tersebut saat kembali ke rumah. Dia kemudian membunuh monyet peliharaannya. “Monyet tersebut akhirnya mati setelah dibunuh oleh pemiliknya. Hal itu terjadi karena monyet kembali ke pemiliknya,” kata Saiful. Baca selengkapnya di sini.