Delpedro dkk divonis bebas dari kasus dugaan penghasutan demo ricuh Agustus Jakarta (ANTARA) – Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, Majelis Hakim mengumumkan putusan bebas kepada Delpedro Marhaen dan tiga orang lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan penghasutan terkait demo yang berujung ricuh di bulan Agustus 2025. Keempat terdakwa tersebut dianggap tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dituduhkan. Keputusan Hakim Ketua Hakim Ketua Harika Nova Yeri menjelaskan bahwa dakwaan penuntut umum tidak cukup untuk membuktikan upaya manipulasi atau rekayasa fakta oleh para terdakwa. Menurutnya, unggahan poster di media sosial yang disebut sebagai alat penghasutan lebih tepat dikategorikan sebagai bentuk respons atas kemarahan dan solidaritas kemanusiaan. “Unggahan tersebut merupakan ekspresi simbolik sebagai bentuk kebebasan berekspresi atas kecewa terhadap peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan,” tambah Hakim Ketua. Konten yang Dituduh Dalam kasus ini, Delpedro dkk didakwa mengunggah 80 konten kolaborasi selama 24-29 Agustus 2025. Konten tersebut, menurut penuntut umum, bertujuan menimbulkan kebencian terhadap pemerintah dan mengajak pelajar untuk turut serta dalam kerusuhan. Namun, Majelis Hakim memerintahkan jaksa untuk memulihkan hak-hak para terdakwa, termasuk kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabat mereka. Sebelumnya, keempat terdakwa dituntut hukuman penjara selama 2 tahun karena dianggap secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penghasutan. Menurut dakwaan, mereka mengadu orang untuk mengikuti aksi anarkis di berbagai titik seperti depan DPR RI dan Polda Metro Jaya. Dalam penjelasannya, Hakim Ketua menekankan bahwa narasi yang diunggah para terdakwa lebih bersifat respons terhadap peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring. Salah satu bukti yang menjadi dasar dakwaan adalah poster bertuliskan “Bantuan hukum pelajar yang turun ke jalan” dengan caption yang mengajak pelajar tidak takut menghadapi intimidasi atau kriminalisasi.
Kunjungan Penting: Panic Buying BBM Merebak, Antrean SPBU Mengular Panjang
Panic Buying BBM Merebak, Antrean SPBU Mengular Panjang Pada Rabu (4/3/2026), antrean kendaraan terlihat mengular di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Seoul, Korea Selatan, saat warga berbondong-bondong mengisi tangki mereka di tengah kenaikan harga minyak global akibat konflik di Iran. Banyak pengemudi menyatakan khawatir kenaikan harga bahan bakar bakal berlanjut dalam beberapa hari mendatang. (REUTERS/Kim Hong-Ji) ‘Hari ini mungkin harga bahan bakar terendah dalam waktu dekat, jadi saya datang untuk mengisi tangki saya,’ ujar Shin Yong-in (70). Ia menilai situasi kali ini berbeda dibanding konflik Rusia-Ukraina, terutama setelah muncul laporan bahwa Iran memblokir Selat Hormuz, jalur utama distribusi energi dunia. (Tangkapan Layar Video Reuters/) Meskipun belum ada tanda-tanda pembelian massal, operator SPBU mengakui antrian terlihat lebih panjang dari biasanya. Banyak pengemudi mengungkapkan ketakutan terhadap risiko kenaikan harga berikutnya, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi nilai tukar. Lee Kang-suk (72) menyatakan, ‘Kami tidak memproduksi minyak sendiri, dan situasi internasional terus memburuk setiap hari.’ Ia juga menunjukkan kekhawatiran terhadap pelemahan won terhadap dolar AS yang dinilai memperparah tekanan harga. (REUTERS/Kim Hong-Ji) Korea Selatan mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyak mentahnya, sehingga rentan terhadap gangguan pasokan dan perubahan nilai tukar. Won sempat melemah di bawah level 1.500 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam 17 tahun sebelum akhirnya stabil, setelah bank sentral menunjukkan sikap siap mengendalikan volatilitas pasar. (Tangkapan Layar Video Reuters/) ‘Saya ragu apakah harus percaya bahwa negara ini memiliki cadangan minyak mentah hingga sekitar satu tahun, terutama ketika nilai tukar telah naik sekitar 20 won,’ kata Yoo Choong-in (58). (REUTERS/Kim Hong-Ji) Analis mengingatkan bahwa perang di Iran dan kemungkinan penutupan Selat Hormuz bisa mendorong harga minyak mentah Brent mengatas 100 dolar AS per barel jika konflik berlanjut. Harga Brent meningkat lebih dari 7% pada Selasa, mencapai level tertinggi sejak Juli 2024. (Tangkapan Layar Video Reuters/) Kenaikan harga energi dianggap berpotensi mengurangi pertumbuhan ekonomi negara berkembang, termasuk Korea Selatan, serta menekan
Yang Dibahas: Ribuan Warga Padati Isfahan, Beri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei
Ribuan Warga Padati Isfahan, Beri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, telah memicu kegiatan besar di kota bersejarah Isfahan. Massa yang luar biasa memadati Lapangan Naqsh-e-Jahan Square, di mana mereka menunjukkan rasa hormat dengan membawa bendera dan poster. Acara ini menandai penghormatan akhir yang diberikan oleh warga kepada tokoh yang telah memimpin negara sejak tahun 1989. Pemerintah Iran mengonfirmasi kepergian Khamenei setelah serangan bersama Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada Sabtu. Peristiwa ini memicu reaksi tajam dari pejabat tinggi, termasuk Ketua Parlemen, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang secara langsung mengecam serangan tersebut. “Para pemimpin Amerika Serikat dan Israel disebut sebagai penjahat kotor,” tegas Ghalibaf dalam pidato yang disiarkan oleh televisi nasional. “Kalian telah melanggar batas merah kami dan harus membayar harganya.” Dalam pernyataannya, Ghalibaf juga menyampaikan ancaman respons yang kuat dari Iran. “Kami akan memberikan pukulan yang begitu dahsyat sehingga kalian sendiri akan terpaksa mengemis,” ujarnya. Ini merupakan pertama kalinya pejabat berpangkat tinggi muncul ke publik sejak serangan terjadi. Sejumlah wilayah Iran melaporkan peningkatan keamanan sebagai langkah pencegahan. Sementara itu, komunitas internasional terus mengawasi situasi di kawasan tersebut. News Okezone menyajikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang andal.
Diumumkan: Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026 Kementerian Agama (Kemenag) merencanakan penyelenggaraan sidang isbat untuk menentukan awal Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, yang jatuh pada hari yang sama dengan 29 Ramadan 1447 H. Acara ini akan diadakan di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor Kemenag di Jakarta. “Persiapan sidang isbat telah dilakukan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku, termasuk aspek substansi dan pendukung teknis,” ujar Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, di Jakarta, Minggu (1/3). Ia menjelaskan bahwa sidang isbat dijalankan berdasarkan data hisab serta hasil rukyat hilal yang telah diverifikasi, dan melalui mekanisme yang terbuka bagi publik. Menurut Abu Rokhmad, sidang isbat akan melibatkan berbagai pihak, seperti para ahli astronomi dari BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya. “Partisipasi beragam elemen menjadikan keputusan sidang memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegasnya. Arsad Hidayat, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat persiapan teknis, termasuk koordinasi pengamatan hilal di berbagai lokasi di Indonesia. “Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, sistem pelaporan rukyat, serta komunikasi dengan titik pemantauan hilal di seluruh negeri. Harapan kami adalah sidang berjalan lancar, tepat, serta memberikan informasi yang jelas bagi masyarakat,” jelasnya. Sidang isbat akan dimulai dengan seminar mengenai posisi hilal, diikuti pengecekan laporan rukyat dari berbagai wilayah, lalu dilanjutkan pelaksanaan sidang dan pengumuman resmi tanggal 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.
Jadwal Buka Puasa Magrib Jabodetabek Hari Ini – Minggu 1 Maret 2026
Jadwal Buka Puasa dan Magrib Jabodetabek pada 1 Maret 2026 Ramadan 1447 H memasuki hari pertama, dengan umat Muslim Indonesia berpuasa di Jabodetabek. Bulan suci ini dikenal sebagai masa yang penuh berkah, di mana pahala amal dikalikan dan pintu keampunan serta rahmat dibuka lebar. Selain itu, Ramadan juga menghadirkan malam Lailatul Qadar, yang dianggap lebih berharga daripada seribu bulan. Momentum ini menjadi ajang untuk menyucikan diri, meningkatkan ketaatan, serta memperkuat empati sosial. Waktu Ibadah Puasa dan Salat 1 Maret 2026 Menurut pengamatan, berikut jadwal shalat dan waktu buka puasa pada hari tersebut: Imsak: 04.33 WIB Subuh: 04.43 WIB Zuhur: 12.09 WIB Asar: 15.12 WIB Magrib: 18.15 WIB Isya: 19.24 WIB “Mau Jadi WNA? Singapura Siap Kasih 30.000 Kewarganegaraan Baru” Informasi jadwal ini dapat diakses melalui sumber utama di Google. Artikel terkait akan dibahas lebih lanjut dalam jadwal buka puasa Magrib Jabodetabek pada Kamis 19 Februari.
Kisah Inspiratif untuk Perusahaan Membangun Budaya Kerja Tangguh
Budaya kerja tangguh tidak lahir dari slogan motivasi atau pelatihan satu hari. Ia dibentuk melalui pengalaman, krisis, kegagalan, dan keputusan sulit yang diambil secara konsisten oleh pimpinan dan tim. Banyak organisasi mencari Kisah inspiratif untuk perusahaan sebagai referensi nyata tentang bagaimana ketangguhan dibangun, bukan sekadar dibicarakan. Artikel ini merangkum pelajaran strategis dari berbagai praktik nyata yang dapat diterapkan untuk memperkuat fondasi budaya kerja di dalam organisasi. Mengapa Budaya Kerja Tangguh Menjadi Kebutuhan Strategis Perusahaan beroperasi dalam lingkungan yang tidak stabil: perubahan regulasi, disrupsi teknologi, krisis ekonomi, hingga pergeseran perilaku konsumen. Tanpa budaya yang kuat, tekanan eksternal mudah berubah menjadi konflik internal. Ketangguhan organisasi bukan hanya soal bertahan, tetapi kemampuan beradaptasi dan berkembang dalam situasi sulit. Budaya kerja tangguh ditandai oleh disiplin eksekusi, komunikasi terbuka, dan keberanian mengambil tanggung jawab. Karyawan memahami bahwa kesalahan bukan akhir, melainkan bagian dari proses pembelajaran. Ketika pola pikir ini terinternalisasi, organisasi tidak mudah goyah oleh tekanan jangka pendek. Banyak Kisah inspiratif untuk perusahaan menunjukkan bahwa titik balik sering muncul saat krisis. Perusahaan yang selamat bukan yang paling besar, melainkan yang paling siap berubah. Ketangguhan menjadi keunggulan kompetitif yang tidak mudah ditiru pesaing. Kisah Transformasi: Dari Krisis Menuju Perubahan Sistemik Sebuah perusahaan manufaktur pernah mengalami penurunan penjualan drastis akibat produk yang tidak lagi relevan. Alih-alih menyalahkan pasar, manajemen melakukan audit menyeluruh terhadap proses internal. Mereka menemukan budaya kerja yang terlalu nyaman dan minim inovasi. Langkah pertama yang diambil adalah membangun transparansi kinerja. Setiap divisi diwajibkan menyampaikan laporan mingguan berbasis data, bukan opini. Target dipecah menjadi indikator terukur sehingga semua orang memahami kontribusinya terhadap hasil akhir. Perubahan ini awalnya menimbulkan resistensi. Namun dalam enam bulan, perusahaan mulai melihat peningkatan efisiensi dan ide produk baru yang lebih relevan. Kisah inspiratif untuk perusahaan seperti ini menegaskan bahwa ketangguhan lahir dari keberanian mengubah sistem, bukan sekadar mengganti orang. Transformasi tersebut tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan konsistensi, pengawasan ketat, dan komitmen pimpinan untuk menjadi contoh. Budaya baru terbentuk ketika perilaku baru dipraktikkan setiap hari. Peran Kepemimpinan dalam Membentuk Mentalitas Tangguh Budaya kerja mencerminkan perilaku pemimpinnya. Jika pimpinan menghindari tanggung jawab, tim akan meniru. Jika pimpinan berani mengakui kesalahan dan fokus pada solusi, pola yang sama akan menyebar. Salah satu Kisah inspiratif untuk perusahaan datang dari sektor teknologi. CEO sebuah startup menghadapi kegagalan peluncuran produk besar yang merugikan perusahaan. Ia memilih melakukan evaluasi terbuka bersama seluruh tim, membedah kesalahan secara sistematis tanpa mencari kambing hitam. Pendekatan ini menciptakan rasa aman psikologis. Tim tidak takut menyampaikan masalah lebih awal karena tahu tidak akan dihukum secara emosional. Dalam jangka panjang, budaya ini mempercepat perbaikan dan inovasi. Kepemimpinan tangguh bukan berarti keras tanpa empati. Ia menyeimbangkan standar tinggi dengan dukungan yang jelas. Pemimpin menetapkan ekspektasi tegas, tetapi juga menyediakan sumber daya dan arahan untuk mencapainya. Sistem dan Proses: Fondasi Ketangguhan yang Terukur Ketangguhan tidak dapat bergantung pada semangat individu saja. Ia harus diperkuat melalui sistem kerja yang jelas. Perusahaan yang tangguh memiliki prosedur baku, alur komunikasi terstruktur, dan mekanisme evaluasi berkala. Dalam sebuah Kisah inspiratif untuk perusahaan di sektor jasa, manajemen membangun sistem umpan balik dua arah. Setiap proyek ditutup dengan sesi evaluasi formal yang membahas keberhasilan dan kekurangan. Hasil evaluasi didokumentasikan dan dijadikan referensi untuk proyek berikutnya. Langkah ini mengurangi pengulangan kesalahan yang sama. Selain itu, karyawan merasa suara mereka dihargai karena masukan benar-benar digunakan untuk perbaikan. Ketangguhan menjadi bagian dari proses, bukan sekadar nilai abstrak. Perusahaan juga menerapkan manajemen risiko proaktif. Mereka mengidentifikasi potensi hambatan sejak awal dan menyiapkan rencana mitigasi. Dengan demikian, ketika masalah muncul, tim sudah memiliki panduan tindakan. Membangun Budaya Belajar dan Adaptif Budaya tangguh selalu beriringan dengan budaya belajar. Perusahaan yang berhenti belajar akan tertinggal, meskipun saat ini berada di posisi aman. Lingkungan kerja harus mendorong eksplorasi ide baru tanpa takut gagal. Sebuah organisasi ritel pernah menghadapi perubahan drastis akibat pergeseran ke belanja daring. Alih-alih mempertahankan model lama, manajemen mengalokasikan anggaran khusus untuk eksperimen digital. Beberapa percobaan gagal, namun satu di antaranya berhasil membuka pasar baru. Kisah inspiratif untuk perusahaan tersebut menunjukkan bahwa adaptasi membutuhkan keberanian mengambil risiko terukur. Kegagalan kecil yang dikendalikan lebih baik daripada stagnasi yang perlahan mematikan bisnis. Budaya belajar membuat perusahaan terus berevolusi. Karyawan juga diberikan akses pelatihan rutin dan pengembangan keterampilan. Investasi pada kapasitas sumber daya manusia memperkuat daya tahan organisasi dalam jangka panjang. Ketika kompetensi meningkat, kepercayaan diri kolektif ikut tumbuh. Kolaborasi dan Rasa Memiliki sebagai Penguat Budaya Ketangguhan tidak dapat dibangun secara individual. Ia tumbuh dari kolaborasi dan rasa memiliki terhadap tujuan bersama. Perusahaan yang berhasil membangun budaya tangguh biasanya memiliki visi yang dipahami hingga level operasional. Dalam satu Kisah inspiratif untuk perusahaan keluarga yang berkembang menjadi korporasi besar, manajemen menekankan komunikasi visi secara konsisten. Setiap rapat strategis selalu mengaitkan keputusan dengan nilai inti perusahaan. Hal ini menciptakan keselarasan tindakan di berbagai level organisasi. Selain itu, sistem penghargaan dirancang untuk mendorong kerja tim, bukan kompetisi internal yang destruktif. Keberhasilan proyek diakui sebagai hasil kolaborasi lintas divisi. Pola ini memperkuat solidaritas saat menghadapi tantangan. Rasa memiliki muncul ketika karyawan merasa kontribusinya bermakna. Dengan struktur yang jelas dan tujuan bersama, budaya kerja tangguh menjadi identitas kolektif, bukan sekadar program manajemen. Kesimpulan Kisah inspiratif untuk perusahaan membuktikan bahwa budaya kerja tangguh dibangun melalui kepemimpinan yang konsisten, sistem yang terukur, keberanian berubah, serta komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan. Ketangguhan bukan hasil kebetulan, melainkan akumulasi keputusan strategis yang dijalankan secara disiplin dalam jangka panjang. FAQ Q: Apa yang dimaksud dengan budaya kerja tangguh? A: Budaya kerja tangguh adalah pola nilai dan perilaku organisasi yang mampu bertahan, beradaptasi, dan berkembang dalam situasi sulit tanpa kehilangan fokus pada tujuan. Q: Mengapa Kisah inspiratif untuk perusahaan penting dipelajari? A: Karena kisah nyata memberikan contoh konkret tentang strategi, kesalahan, dan keputusan yang dapat dijadikan referensi praktis untuk membangun budaya yang kuat. Q: Apa peran pemimpin dalam membentuk budaya tangguh? A: Pemimpin menetapkan standar, memberi contoh perilaku, dan menciptakan lingkungan yang mendukung tanggung jawab serta pembelajaran dari kesalahan. Q: Bagaimana cara memulai membangun budaya kerja tangguh? A: Dimulai dari evaluasi sistem kerja, penetapan indikator kinerja yang jelas, komunikasi terbuka, dan konsistensi dalam penerapan nilai inti perusahaan. Q: Apakah budaya tangguh hanya relevan