Berita Penting: Bom! Houthi Yaman Ikut Perang AS-Israel vs Iran, Akan Rudal Laut Merah

Bom! Houthi Yaman Ikut Perang AS-Israel vs Iran, Akan Rudal Laut Merah

Jakarta, CNBC Indonesia – Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang melibatkan Israel semakin memanas di wilayah Timur Tengah pada Jumat (6/3/2026). Dalam laporan terbaru oleh AFP, kelompok Houthi di Yaman terlihat aktif mengambil sisi dalam konflik tersebut, dengan mengungkapkan keberanian untuk membalas serangan yang dilakukan oleh pihak AS dan Israel.

Pemimpin Houthi, Abdul Malik al-Houthi, menyatakan kelompoknya siap melakukan serangan kapan saja dalam pidato yang ditayangkan televisi pada hari Kamis. “Jari kami berada di pelatuk,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan AFP. “Kita bersiap untuk merespons setiap kemungkinan yang terjadi.”

“Solidaritas dengan Republik Islam Iran dan rakyat Iran yang terkasih adalah kewajiban Islam dan moral bagi semua Muslim, serta kepentingan dunia Islam karena Iran saat ini sedang berperang melawan tirani Israel-Amerika yang biadab dan menargetkan seluruh bangsa,” tambah al-Houthi.

Sebelumnya, serangan militer oleh AS dan Israel terhadap Iran telah berlangsung sejak 28 Februari. Tindakan tersebut memicu balasan dari Teheran, yang menyerang kota Tel Aviv serta sejumlah pangkalan militer Amerika di negara-negara Arab seperti Qatar, Bahrain, Kuwait, UEA, dan Arab Saudi. Houthi, yang mulai berpartisipasi dalam konflik, menambah ketegangan dengan menargetkan perairan Laut Merah sebagai bagian dari reaksi mereka.

Sebagai bagian dari perang Israel dan Hamas di Gaza, Houthi juga melancarkan serangan terhadap kegiatan militer Israel dan Barat di Laut Merah, menyebabkan gangguan pada jalur pelayaran. Laut Merah merupakan jalur vital yang menghubungkan Asia dan Eropa melalui Terusan Suez, sekaligus memiliki peran penting dalam perdagangan global. Perairan ini mengangkut sekitar 10% hingga 15% dari total perdagangan maritim dunia, dengan 30% kontainer internasional melintas.

Krisis yang terjadi menyebabkan penurunan signifikan dalam lalu lintas kapal kontainer, sebesar 67%, dan hambatan pada pengiriman Gas Alam Cair (LNG) sejak awal 2024. Selain itu, waktu perjalanan kapal meningkat hingga dua minggu, sementara biaya bahan bakar dan asuransi meningkat drastis. Contohnya, biaya peti kemas dari Shanghai ke Eropa melonjak lebih dari tiga kali lipat.

Pasukan Houthi juga menargetkan Selat Hormuz, yang mengangkut sekitar 20% minyak dan 25% gas dunia, serta menghentikan sekitar 12% dari total perdagangan minyak melalui laut. Ini menunjukkan bahwa keterlibatan Houthi dalam konflik semakin mengancam stabilitas ekonomi global.

“Kita bersiap sepenuhnya untuk menghadapi perkembangan apa pun yang diperlukan, dan tidak ada alasan untuk khawatir mengenai Republik Islam Iran dalam menghadapi agresi Amerika-Israel,” tegas al-Houthi. “Iran kuat, posisinya teguh, dan responsnya tegas. Bahkan, Iran sedang melancarkan seluruh pertempuran bangsa Islam melawan tirani Amerika-Israel-Zionis.”

Pilihan Redaksi Pesawat Hercules Bawa Duit Rp 1 T Jatuh, Uangnya Dijarah Warga Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Khamenei Update Terbaru Perang AS & Israel ke Iran: NATO Terlibat-1000 Tewas Sosok Jenderal Iran Esmail Qaani, Pengkhianat di Lingkaran 1 Khamenei.

Kemunculan Houthi dalam konflik ini memperparah kekhawatiran terhadap perdagangan internasional. Selain itu, ekspedisi langsung dari China ‘Juru Damai’ yang mengirim mediator ke wilayah tersebut juga menjadi perhatian.

“Serangan tak hanya terjadi di Laut Merah, tapi juga di Bab Al-Mandab,” ujar Utusan Houthi di Iran, Mohammad Ramazani. “Ini merupakan bentuk dukungan terhadap Iran, yang saat ini dihadapkan pada agresi dari AS dan Israel.”

Laut Merah, sebagai jalur utama perdagangan antara Asia dan Eropa, terus menjadi sasaran karena signifikannya terhadap ekonomi global. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan sumber daya dan keamanan transportasi laut.

Krisis yang sedang berlangsung memicu lonjakan biaya pengiriman dan asuransi, dengan dampak yang terasa jelas pada harga bahan bakar dan logistik. Pelaku perang di wilayah tersebut semakin mengubah dinamika perdagangan internasional.

Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC] Next Article Houthi Serbu Kantor dan Sandera Puluhan Pegawai PBB, Iran Terlibat?

John Anderson

Writer

Explore Topics

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.