Table of Contents
Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonautika kepada Rakyat Rusia
Di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat Paskah serta Hari Kosmonautika kepada rakyat Rusia saat bertemu Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Senin. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi atas perayaan hari raya keagamaan yang diadakan oleh bangsa Rusia, khususnya Hari Paskah yang baru saja mereka rayakan. Ia juga menyoroti Hari Kosmonautika yang diobservasi pada 12 April lalu, menegaskan bahwa perayaan tersebut memiliki dampak luas di tingkat internasional.
“Saya menyampaikan salam Paskah kepada Bapak Presiden dan seluruh rakyat Rusia. Saya juga mengetahui bahwa beberapa hari yang lalu, tepatnya 12 April, rakyat Rusia merayakan Hari Kosmonautika. Perayaan ini sangat berpengaruh di dunia,” ujar Prabowo.
Selama pertemuan, Prabowo menyinggung pengaruh Hari Kosmonautika terhadap masyarakat Indonesia. Ia menyebutkan bahwa banyak warga Indonesia memberi nama anaknya seperti Gagarin atau Yuri, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh antariksa Rusia.
Putin Nilai Pertemuan Memiliki Makna Strategis
Presiden Vladimir Putin menilai pertemuan tersebut penting dalam konteks dinamika global terkini, terutama dalam memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor. Ia juga menyampaikan kegembiraan atas ucapan selamat Paskah dari Prabowo, menekankan bahwa Rusia sebagai negara multiagama tetap merayakan berbagai hari besar secara bersama.
“Kami sangat senang mendengar ucapan Selamat Hari Suci Paskah dari Kepala Negara, terutama yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Rusia adalah negara beragama plural, dan kami merayakan semua hari raya agama bersama masyarakat beragama lain,” tutur Putin.
Perjanjian Kerja Sama di Berbagai Bidang
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo dan Putin sepakat meningkatkan kerja sama antar dua negara, terutama di sektor ekonomi, energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi. Prabowo mengapresiasi dukungan Rusia terhadap Indonesia sejak bergabung dengan BRICS, serta peningkatan hubungan bilateral yang signifikan.
Puerto menyoroti kenaikan 12,5 persen dalam pertumbuhan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Ia juga menekankan bahwa keanggotaan Indonesia di BRICS membuka peluang baru untuk memperluas kerja sama strategis. Sejumlah bidang seperti energi dan antariksa dianggap menjadi prioritas utama dalam kolaborasi kedua pihak.
Para Pejabat yang Mendampingi
Prabowo didampingi oleh beberapa menteri, antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Mereka berperan aktif dalam diskusi mengenai strategi pengembangan hubungan bilateral serta isu-isu terkait keterlibatan moneter kedua pihak.
