Agenda Utama: Hamas Diam-diam Bertemu Board of Peace, Bahas Langkah Ini

Hamas Diam-diam Bertemu Board of Peace, Bahas Langkah Ini

Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, dikabarkan mengadakan pertemuan pertama dengan Board of Peace (BoP), lembaga yang didirikan Amerika Serikat (AS), di tengah situasi krisis yang semakin memanas. Diskusi ini berlangsung akhir pekan lalu, di tengah ketegangan antara Iran dan Israel yang menghambat upaya rekonstruksi wilayah Gaza. Menurut laporan Reuters, pertemuan tersebut berjalan di lokasi rahasia di kawasan Timur Tengah.

Fokus utama dalam pembicaraan antara Hamas dan BoP adalah untuk menyelamatkan inisiatif-inisiatif yang diusung mantan Presiden AS Donald Trump, seperti kesepakatan gencatan senjata jangka panjang dan program pemulihan yang dipantau langsung dewan. Dalam kesempatan itu, Hamas juga menekankan kebutuhan pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir, yang telah ditutup Israel setelah serangan udara terhadap Iran.

“Jika Rafah tetap tertutup dan akses kemanusiaan tidak dipulihkan, kami bisa saja meninggalkan kesepakatan gencatan senjata,” tulis laporan Reuters, mengutip pernyataan dari pihak Hamas.

Pasca-gencatan senjata resmi pada Oktober tahun lalu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) masih melanjutkan serangan-serangan mematikan. Dalam satu serangan pada Minggu lalu, minimal 12 korban, termasuk anak-anak, dilaporkan tewas, meningkatkan total korban jiwa menjadi lebih dari 600. Menurut data dari pejabat kesehatan, jumlah kematian di wilayah kantong tersebut kini melebihi 72.000 orang.

Perang Gaza dimulai setelah serangan militer yang dipimpin Hamas menyerang wilayah Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 warga dan menyandera lebih dari 250 orang. Israel merespons dengan kampanye udara dan darat masif, serta blokade total yang membatasi pasokan makanan, bahan bakar, dan bantuan medis secara ekstrem. Tindakan ini memicu tuduhan genosida terhadap pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di panggung internasional.

Board of Peace, Lembaga Damai AS yang Menjadi Sorotan

Board of Peace (BoP) adalah lembaga internasional resmi yang dibentuk AS pada pertengahan Januari lalu, sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza yang diinisiasi Trump. Dewan ini terdiri dari tokoh bisnis dan pejabat dari berbagai negara, meskipun kritikus mengeluhkan kurangnya perwakilan politik resmi dari pihak Palestina.

Kegiatan BoP sempat terhenti beberapa minggu terakhir karena protes dari negara-negara anggota Muslim atas serangan AS-Israel terhadap Iran. Hal ini menyebabkan perdebatan di internal dewan mengenai apakah mereka akan terus berpartisipasi atau menarik diri sepenuhnya. Pada pertemuan bulan lalu, BoP berjanji menyediakan dana lebih dari 7 miliar dolar atau sekitar 110 triliun rupiah untuk membangun kembali Gaza, serta mengirimkan ribuan personel ke pasukan stabilisasi dan polisi internasional.

Sejauh ini, lebih dari dua puluh negara telah bergabung dengan BoP, tetapi kebanyakan negara Barat menolak keanggotaan penuh. Di sisi lain, Rusia belum resmi bergabung namun menyatakan sedang mempelajari proposal tersebut secara mendalam. Baca: Turki Jadi Target AS-Israel Setelah Iran? Pakar Rusia Ungkap Fakta Ini

Next Article: Gencatan Senjata Gaza Terancam, Israel Tiba-Tiba Ngamuk & Ancam Hamas

Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNBC]

John Anderson

Writer

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Global
  • Humaniora
  • Hype
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kumparannews
  • Lifestyle
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Sepak Bola
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tips Donasi
  • Tren

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.