Table of Contents
Trump Peringatkan Kemungkinan Serangan pada Infrastruktur Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan ancaman terhadap fasilitas pembangkit listrik dan struktur jembatan di Iran, dalam konflik yang terus berlangsung antara AS dan Israel. Pernyataan ini dilontarkan pada Selasa, menggambarkan skenario serangan gabungan yang dapat menghancurkan infrastruktur Iran.
Peringatan Trump tentang Selat Hormuz
Dalam wawancara di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa Iran harus membuka Selat Hormuz, atau mereka akan menghadapi kondisi sulit. “Selasa akan menjadi hari serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan, semua terjadi bersamaan di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!!” ujarnya, merujuk pada rencana AS untuk menyerang target vital negara tersebut.
“Kita harus menargetkan fasilitas Iran, dan jika mereka tidak membuka Selat Hormuz, akan ada akibat yang berat,” tegas Trump.
Ketegangan di wilayah Timur Tengah meningkat setelah AS dan Israel meluncurkan serangan bersama pada 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Sebagai respons, Teheran melakukan serangan balik dengan drone dan rudal yang mengarah ke Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Dalam upaya membalas serangan, Iran juga membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz, mengancam kebebasan lalu lintas laut. Serangan tersebut menunjukkan ketegangan yang memanas antara Iran dengan negara-negara sekutu Barat.
Sumber Informasi
Sumber: Anadolu
