Strategi Penting: THR PNS 2026 Cair Rp55 Triliun, 100% Dibayar Penuh

THR PNS 2026 Cair Rp55 Triliun, 100% Dibayar Penuh

JAKARTA – Pemerintah merilis program stimulus ekonomi untuk memperkuat belanja masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tujuan utama kebijakan ini adalah memastikan daya beli tetap stabil dan mendorong pertumbuhan konsumsi nasional. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri mencapai Rp55 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp49 triliun.

Detail Pembiayaan THR

Airlangga menjelaskan bahwa THR tahun ini akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN Pusat, TNI, dan Polri dengan total dana Rp22,2 triliun; 4,3 juta ASN Daerah dengan alokasi Rp20,2 triliun; serta 3,8 juta pensiunan dengan nilai total Rp12,7 triliun. Pembayaran THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari 2026.

“THR ASN tahun 2026 akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN Pusat, TNI, dan Polri dengan total Rp22,2 triliun; 4,3 juta ASN Daerah sebesar Rp20,2 triliun; serta 3,8 juta pensiunan total Rp12,7 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers terkait kebijakan THR, BHR, dan stimulus ekonomi Idul Fitri.

Pencairan THR dan Perbandingan dengan Gaji ke-13

Pemerintah menegaskan bahwa THR tahun ini dibayarkan secara penuh, mencakup berbagai komponen seperti gaji pokok, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, serta tunjangan kinerja. Sementara itu, Gaji ke-13 yang dijadwalkan cair di bulan Juni akan menjadi bagian terpisah dari paket stimulus. THR memiliki periode pencairan yang berbeda, dengan penyerahan dimulai sejak awal Februari 2026.

THR Sektor Swasta dan Data BPJS Ketenagakerjaan

Di sektor swasta, pemerintah mewajibkan pembayaran THR secara utuh tanpa cicilan, dengan tenggat waktu H-7 sebelum Idul Fitri. Berdasarkan catatan BPJS Ketenagakerjaan, terdapat sekitar 26,5 juta pekerja yang menerima upah, dengan perkiraan total THR mencapai Rp124 triliun. Airlangga menambahkan bahwa hal ini diharapkan meningkatkan konsumsi nasional secara signifikan.

BHR Ojek Online Melonjak ke Rp220 Miliar

Nilai Bantuan Hari Raya (BHR) bagi mitra ojek online (ojol) tahun ini meningkat dua kali lipat menjadi Rp220 miliar untuk sekitar 850.000 peserta. Perusahaan seperti GoTo dan Grab masing-masing mengalokasikan Rp100–110 miliar, naik dari Rp50 miliar di tahun sebelumnya. Maxim memberikan BHR kepada 51.000 mitra, sementara Indrive menyalurkan bonus kepada sekitar 500-an mitra. Setiap mitra diberi Rp400.000, dengan pencairan diperkirakan selesai tepat sebelum Idul Fitri.

Ekonomi Okezone menampilkan informasi terkini dan dapat dipercaya mengenai berita ekonomi. Temukan wawasan tentang tren pasar, kebijakan perekonomian, serta dinamika finansial di Indonesia dan dunia.

Rachmat Razi

Writer

Rachmat Razi adalah seorang SEO content writer yang suka menulis dan membahas berbagai hal, serta berdedikasi dalam mengoptimalkan situs web untuk mesin pencari.

Explore Topics

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.