Strategi Penting: Polres Cilacap Masuk Daftar Penerima THR Duit Panas Bupati Syamsul Auliya, KPK Pindahkan Pemeriksaan ke Polres Banyumas

Polres Cilacap Masuk Daftar Penerima THR Duit Panas Bupati Syamsul Auliya, KPK Pindahkan Pemeriksaan ke Polres Banyumas

Pemindahan Pemeriksaan THR: KPK Hindari Konflik Kepentingan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpindahan lokasi pemeriksaan terkait kasus dana Tunjangan Hari Raya (THR) ilegal ke Polres Banyumas. Tindakan ini bertujuan mengurangi risiko konflik kepentingan, karena Polres Cilacap tercatat sebagai salah satu penerima THR dari duit panas yang dialokasikan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Kasus THR dari Pemerasan SKPD

KPK mengungkap bahwa THR yang diberikan kepada Forkopimda di Cilacap diduga berasal dari uang hasil pemerasan Bupati terhadap para kepala dinas di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ancaman mutasi jabatan atau ketidakloyalan menjadi alasan utama para SKPD menyetorkan dana tersebut.

Alasan Penyidik Memindahkan Proses

Dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3), Deputi Bidang Penindakan KPK, Asep Guntur, menjelaskan bahwa penyidikan dipindahkan ke Polres Banyumas agar tidak terjadi ketidakseimbangan dalam proses pemeriksaan. “Karena uang tersebut sudah dialokasikan ke Forkopimda, salah satunya Polres Cilacap,” katanya.

“Kemudian terhadap 27 orang yang terjaring operasi tangkap tangan, mengapa pemeriksaannya dilakukan di Banyumas dan bukan di Cilacap? Kami menghindari kemungkinan konflik kepentingan,” tambah Asep.

Detensi Tersangka dan Tuntutan Hukum

Kasus ini telah masuk ke tahap penyidikan, dengan dua orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono. KPK melakukan penahanan terhadap kedua pihak selama 20 hari, dimulai dari 14 Maret hingga 4 April 2026, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK.

Detail Modus Korupsi Bupati

Asep menjelaskan bahwa Bupati Cilacap diduga membutuhkan Rp515 juta untuk membiayai THR bagi polisi dan jaksa di Forkopimda. Dugaan ini muncul setelah operasi tangkap tangan yang mengungkap praktik pemerasan, dengan target Rp750 juta dari SKPD. Namun, hanya berhasil mengumpulkan Rp610 juta. Dalam kasus ini, 23 satuan kerja daerah disebut terlibat.

KPK Peringatkan Pentingnya Integritas Pemerintahan

KPK menyatakan bahwa kasus ini tidak hanya terjadi di Cilacap, melainkan diperkirakan banyak kepala daerah lain juga melakukan pola serupa. “Ini menunjukkan pentingnya menjaga integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik,” tutur Asep. Dengan pengungkapan ini, publik semakin penasaran mengenai alur dan detail penyelidikan korupsi yang melibatkan Bupati Cilacap.

Hana Salsabila

Writer

Seorang penulis yang fokus pada kisah-kisah inspiratif tentang kebaikan dan berbagi. Hana menggambarkan bagaimana tindakan kecil dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan seseorang.

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • Berita
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Global
  • Humaniora
  • Hype
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kumparannews
  • Lifestyle
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Sepak Bola
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tips Donasi
  • Tren

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.