Table of Contents
Ada Tangan Tersembunyi Putin di Balik Perang Iran, Ini 5 Faktanya
Moskow – Sekelompok diplomat Eropa secara terbuka menyampaikan kepada utusan Amerika bahwa Rusia memberikan bantuan langsung dan berbobot dalam upaya militer Iran, meski AS hanya mengakui hal tersebut secara sebagian. Informasi ini dikonfirmasi oleh sumber terpercaya kepada CBS News. Pihak Eropa juga menekankan hubungan antara Rusia dan Iran dalam perang di Ukraina, yang dianggap sebagai konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II, sebagai bentuk kolaborasi strategis.
1. Kolaborasi Pertahanan Rusia dan Iran Semakin Intensif
Seorang pejabat Inggris mengungkapkan kepada CBS News bahwa kerja sama antara Rusia dan Iran dalam bidang pertahanan telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut sumber tersebut, teknologi militer Iran kini lebih maju berkat bantuan dari Rusia, termasuk pengiriman drone Shahed ke Moskow. Sumber ini menyebutkan bahwa Rusia tidak hanya membagikan perangkat keras, tetapi juga pengetahuan produksi yang membantu Iran meningkatkan efektivitas serangan udara mereka.
2. Hubungan Rusia-Iran Dinilai sebagai Kerja Sama Saling Menguntungkan
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot mengungkapkan bahwa hubungan antara Rusia dan Iran bersifat “dua arah.” “Ada alasan untuk percaya bahwa Rusia mendukung upaya militer Iran, yang berfokus pada target Amerika,” jelasnya. Presiden Ukraina Zelenskyy, dalam unggahan media sosial, menyebutkan adanya “bukti tak terbantahkan” bahwa Rusia memberikan informasi intelijen sinyal serta elektronik kepada Iran. Ia menambahkan bahwa satelit Rusia difoto untuk memantau fasilitas militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia, Kuwait, Arab Saudi, Turki, dan Qatar.
3. Intelijen Rusia Dibagikan untuk Menargetkan Amerika
Sejumlah sumber, termasuk pejabat AS senior yang memiliki akses langsung, menyatakan bahwa Rusia mengirimkan data intelijen mengenai lokasi militer AS di Timur Tengah kepada Iran. Diplomat Uni Eropa mengungkapkan bahwa tindakan ini bertujuan untuk “membunuh orang Amerika.” Menurut Menteri Pertahanan Inggris John Healey, Rusia membantu Iran dalam menargetkan warga AS, sementara drone menjadi alat tambahan untuk menyerang negara-negara tetangga.
4. Putin Dianggap Memiliki Pengaruh Tersembunyi di Perang Iran
Selama pertemuan G7, Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyatakan bahwa ia melihat “tangan tersembunyi Putin” di balik operasi militer Iran. Dalam wawancara dengan “60 Minutes,” Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyebutkan bahwa Presiden Trump “sangat memahami siapa yang berkomunikasi dengan siapa” dan mengklaim bahwa “apa pun yang seharusnya tidak terjadi … sedang dihadapi dengan keras.” Hal ini menunjukkan peran aktif Rusia dalam mendukung Iran secara tersembunyi.
5. AS Mengungkap Kerja Sama Antara China, Rusia, Iran, dan Korea Utara
Dalam laporan bulan ini, intelijen AS menyebutkan adanya “koordinasi selektif” antara China, Rusia, Iran, dan Korea Utara. Tujuan utamanya adalah untuk “menyeimbangkan upaya AS” dalam menghadapi ancaman global. Meski demikian, penilaian ini dianggap masih kurang dari “keselarasan kepentingan yang saling bertentangan,” karena keempat negara memiliki kekhawatiran serupa terhadap konfrontasi langsung dengan Amerika.
