Kebijakan Baru: Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penambangan Timah Ilegal Belitung, Rugikan Negara

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penambangan Timah Ilegal Belitung, Rugikan Negara

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri, bekerja sama dengan Polda Kepulauan Bangka Belitung, telah mengungkap praktik penambangan timah secara tidak sah di Belitung. Operasi ini dilakukan pada Sabtu (28/2) di tiga titik berbeda, yakni di Kabupaten Belitung Timur dan Belitung. Tindakan ini sebagai bagian dari upaya memerangi aktivitas ilegal yang merugikan keuangan negara.

Brigjen Pol Irhamni, kepala Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa lokasi yang disita adalah pusat pemurnian pasir timah ilegal. Di sana, bijih timah diolah sebelum dikirim ke Malaysia. Operasi ini dilanjutkan dari kasus penyelundupan timah ilegal yang sebelumnya terungkap di Batam, Kepulauan Riau.

Tim gabungan berhasil menangkap dua orang, A dan M, di Pantai Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa jaringan ini telah melakukan pengiriman pasir timah ke luar negeri sebanyak empat kali. Pasir timah ilegal dikirim ke smelter di Malaysia, menegaskan adanya kerja sama lintas negara dalam praktik tersebut.

Titik Strategis Digeledah

Penggerebekan menargetkan tiga lokasi krusial. Lokasi pertama adalah gudang penyimpanan di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur, di mana petugas menyita alat ukur, pasir timah, dan catatan transaksi. Garis polisi juga dipasang untuk menyegel area tersebut. Lokasi kedua adalah tempat pemurnian timah ilegal, menggunakan alat “meja goyang” untuk mengubah bijih menjadi bentuk siap ekspor. Lokasi ketiga, Pantai Pulau Seliu, berfungsi sebagai titik keberangkatan pasir timah ke luar negeri.

“Lokasi yang digerebek merupakan pusat pengolahan timah ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia,” ujar Brigjen Pol Irhamni.

Menurut informasi dari para tersangka, jaringan ini telah menyelundupkan pasir timah secara terorganisir. Aktivitas ini bukan hanya mengurangi pendapatan negara melalui pajak dan royalti, tetapi juga merusak ekosistem pesisir serta laut. Dengan penyelidikan cepat dan terkoordinasi, Dittipidter Bareskrim Polri dan Polda Bangka Belitung berhasil mengungkap peran kunci dalam membongkar praktik ilegal ini.

Langkah untuk Memperkuat Penegakan Hukum

Dalam operasi, Bareskrim Polri juga menyita satu kapal di Bangka Selatan, diduga digunakan untuk mendistribusikan pasir timah ilegal menuju Malaysia. Sinergi antarlembaga, seperti Bea Cukai, menjadi penting dalam menangani kasus transnasional. Kasus ini diharapkan menjadi contoh efektivitas penegakan hukum dan mencegah pelaku lainnya melakukan aktivitas serupa.

Pihak berwenang terus memperketat pengawasan di wilayah rawan, sementara edukasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran dampak negatif aktivitas ilegal juga menjadi strategi utama. Tujuannya adalah menciptakan pertambangan yang legal, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

Nancy Williams

Writer

Explore Topics

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.