Table of Contents
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Capai 1 Juta Penonton
Penayangan film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa mencapai angka 1 juta penonton, menjadikannya film ketiga dalam waralaba Suzzanna yang masuk kategori blockbuster. Capaian ini menunjukkan bahwa legasi Ratu Horor Indonesia, Suzzanna, masih hidup dan diminati oleh masyarakat luas.
Film ini, yang dirilis sebagai bagian ketiga dari seri Suzzanna, sukses menembus batas jumlah penonton tersebut. “Raihan 1 juta penonton untuk Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa membuktikan betapa dihargai sosok Bunda Suzzanna oleh para penggemarnya,” tutur Luna Maya, yang memerankan karakter tersebut, dalam keterangan pers, Selasa (31/3).
Raihan 1 juta penonton untuk film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menunjukkan betapa dihargai dan dicintai sosok Bunda Suzzanna oleh para penggemarnya. Luna Maya, yang memerankan karakter tersebut, mengatakan bahwa terima kasih kepada penonton Indonesia yang mendukung film ini, dan ini menjadi film Lebaran pertamanya yang sangat spesial,” kata dia dalam keterangan pers, Selasa (31/3).
Plot Film
Kisah film ini berpusat pada hubungan Suzzanna dengan Bisman, penguasa desa yang memperlihatkan sifat kejamnya. Suzzanna, yang dipertontonkan oleh Luna Maya, awalnya menikmati cinta Bisman, Clift Sangra. Namun, perasaan itu berubah menjadi benci setelah Bisman menyeret ayah Suzzanna ke kematian melalui santet.
Dendam atas kepergian sang ayah mendorong Suzzanna mempelajari ilmu santet untuk membalas perbuatan Bisman. Saat berusaha membalas dendam, ia menyadari kekuatan musuhnya jauh lebih besar dari perkiraan. Di tengah prosesnya, Suzzanna terlibat cinta dengan Pramuja, Reza Rahadian, yang tak tahu rahasia kehidupan gelapnya.
Di akhir cerita, Suzzanna menghadapi dilema besar: apakah terus melanjutkan balas dendam atau memilih cinta dengan Pramuja, yang mungkin menjadi korban dari kekuatan Bisman.
“Terima kasih penonton yang sudah seru-seruan dan menikmati pengalaman menonton yang penuh adegan sinematik nan epik,” kata sang sutradara Azhar Kinoi Lubis.
