kalung salib berada di atas buku alkitab

Alkitab adalah kitab suci bagi umat Kristen yang terdiri dari 66 kitab, yaitu dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Alkitab memuat sejarah, ajaran, dan nasehat bagi umat Kristen.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang asal-usul Alkitab, serta struktur dan isi dari kitab suci ini.

Sejarah Asal-Usul Alkitab

Alkitab memiliki sejarah yang panjang dalam proses penulisannya.

Penulisan Alkitab sendiri tidak dilakukan dalam satu waktu, melainkan berlangsung selama ratusan tahun.

Menurut para ahli, proses penulisan Alkitab dimulai sejak sekitar tahun 1500 SM dan berakhir pada sekitar tahun 100 Masehi.

Perjanjian Lama

Perjanjian Lama terdiri dari 39 kitab dan diperkirakan ditulis dalam rentang waktu lebih dari 1000 tahun.

Kitab pertama dalam Perjanjian Lama adalah Kejadian, yang ditulis oleh Musa sekitar 1500 SM.

Selanjutnya, kitab-kitab dalam Perjanjian Lama ditulis oleh para nabi dan raja-raja Israel pada masa lalu.

Beberapa kitab dalam Perjanjian Lama seperti Mazmur, Amsal, dan Pengkhotbah ditulis oleh para penyair dan filsuf pada masa Raja Daud dan Raja Salomo.

Sebagian besar kitab dalam Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, kecuali beberapa bagian dalam kitab Daniel dan Ezra yang ditulis dalam bahasa Aram.

Perjanjian Baru

Perjanjian Baru terdiri dari 27 kitab dan ditulis dalam kurun waktu sekitar 50-100 Masehi.

Kitab pertama dalam Perjanjian Baru adalah Injil Matius, yang ditulis oleh Matius, salah satu dari dua belas murid Yesus Kristus.

Selanjutnya, kitab-kitab dalam Perjanjian Baru ditulis oleh para rasul dan pengikut Yesus.

Sebagian besar kitab dalam Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani Koine, yang merupakan bahasa umum pada masa itu.

Hanya kitab Wahyu yang ditulis dalam bahasa Yunani klasik.

Struktur dan Isi Alkitab

Asal-usul buku alkitab
Sumber: freepik.com

Alkitab terdiri dari dua bagian, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Perjanjian Lama memuat sejarah bangsa Israel, hukum-hukum yang harus diikuti oleh bangsa Israel, serta nubuat-nubuat para nabi mengenai kedatangan Mesias.

Sedangkan Perjanjian Baru memuat tentang kehidupan, karya, dan ajaran Yesus Kristus, serta nasehat-nasehat bagi umat Kristen.

Perjanjian Lama

Perjanjian Lama dibagi menjadi empat bagian, yaitu:

  1. Taurat: Taurat memuat lima kitab pertama dalam Perjanjian Lama, yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Taurat berisi tentang sejarah penciptaan, asal-usul manusia, hukum-hukum Allah, dan riwayat bangsa Israel.
  2. Kitab Sejarah: Kitab Sejarah memuat sebelas kitab, yaitu Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1 dan 2 Samuel, 1 dan 2 Raja-raja, 1 dan 2 Tawarikh, Ezra, dan Nehemia. Kitab Sejarah berisi tentang sejarah bangsa Israel dari masa pemerintahan Yosua hingga kembalinya orang-orang Yahudi dari pembuangan di Babes.
  3. Kitab Nabi: Kitab Nabi dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu Nabi Besar dan Nabi Kecil. Nabi Besar terdiri dari empat kitab, yaitu Yesaya, Yeremia, Ratapan, dan Yehezkiel. Sedangkan Nabi Kecil terdiri dari dua belas kitab yaitu, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, dan Maleakhi. Kitab Nabi berisi tentang nubuat-nubuat para nabi mengenai bangsa Israel dan kedatangan Mesias.

Perjanjian Baru

Perjanjian Baru dibagi menjadi empat bagian, yaitu:

  1. Injil: Injil terdiri dari empat kitab, yaitu Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Injil ini berisi tentang kehidupan, karya, dan ajaran Yesus Kristus.
  2. Kisah Para Rasul: Kisah Para Rasul memuat sejarah gereja awal dan karya para rasul setelah Yesus naik ke Surga.
  3. Surat-surat: Surat-surat terdiri dari dua puluh satu kitab, yaitu surat-surat yang ditulis oleh para rasul dan pengikut Yesus. Surat-surat ini berisi tentang nasehat-nasehat, pengajaran, dan instruksi bagi umat Kristen.
  4. Wahyu: Wahyu adalah kitab terakhir dalam Alkitab dan berisi tentang nubuat-nubuat yang diterima oleh rasul Yohanes mengenai akhir zaman.

Kesimpulan

Alkitab adalah kitab suci bagi umat Kristen yang memuat sejarah, ajaran, dan nasehat bagi umat Kristen.

Proses penulisan Alkitab dimulai sejak sekitar tahun 1500 SM dan berakhir pada sekitar tahun 100 Masehi.

Alkitab terdiri dari 66 kitab, yang terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Perjanjian Lama memuat sejarah bangsa Israel, hukum-hukum yang harus diikuti oleh bangsa Israel, serta nubuat-nubuat para nabi mengenai kedatangan Mesias.

Sedangkan Perjanjian Baru memuat tentang kehidupan, karya, dan ajaran Yesus Kristus, serta nasehat-nasehat bagi umat Kristen.

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.