Table of Contents
Pangdam Udayana Berikan Rumah Bagi Keluarga Prajurit Gugur di Lebanon
Dari Denpasar, Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyerahkan bantuan berupa satu unit rumah kepada keluarga prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Lebanon sebagai penghargaan atas dedikasi mereka terhadap bangsa dan negara. Bantuan ini diberikan khusus kepada istri dan anak dari Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, yang merupakan anggota Kodam IX/Udayana yang tewas dalam misi perdamaian dunia.
Penyerahan dilakukan oleh Asisten Personel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian pada Sabtu, bertepatan dengan pengantaran jenazah prajurit TNI yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain rumah lengkap dengan perabotan di Magelang, Jawa Tengah, keluarga almarhum juga menerima sepeda motor serta berbagai bantuan tambahan guna memenuhi kebutuhan hidup mereka ke depan.
“Bantuan ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab institusi terhadap keluarga prajurit yang mengorbankan jiwa dan raga demi tugas negara,” kata Pangdam IX/Udayana.
Pangdam IX/Udayana menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan moril bagi keluarga yang sedang berduka. Dalam kesempatan tersebut, ia juga bertemu langsung dengan istri almarhum, Hana Dita Anjani, serta putrinya yang baru berusia tujuh bulan.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menyampaikan bahwa penghormatan terhadap prajurit yang gugur merupakan komitmen TNI dalam menjaga keharmonisan institusi. “Pengabdian para prajurit yang gugur akan selalu diingat dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota TNI,” tambahnya.
Sebelumnya, prosesi penyambutan jenazah tiga prajurit TNI dijalankan dengan upacara militer yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Tiga prajurit yang meninggal, yaitu Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon, kemudian diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan secara militer. Jenazah Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar akan dikebumikan di TMP Cikutra, Bandung, sedangkan Serka Muhammad Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dhamoloyo II, Magelang, dan Kopda Farizal Rhomadon di TMP Giripen, Kulonprogo, DIY.
