Agama Taoisme

Apakah kamu tertarik untuk mempelajarai filsafat Timur? Jika iya, Taoisme mungkin merupakan pilihan yang tepat. Taoisme adalah salah satu filsafat kuno yang berasal dari Cina yang berusia lebih dari 2500 tahun. Ajaran agama cina yang populer di dunia adalah Konghucu, Budhaisme, dan Taoisme. Tiga ajaran ini saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya, dan telah dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari orang cina. Ajaran Konghucu adalah ajaran yang menekankan nilai-nilai etika tentang panduan hidup yang meliputi hubungan manusia dengan sesamanya. Budhaisme lebih menekankan kehidupan setelah kematian, maka ajaran Taoisme menekankan ajaran keserasian hubungan manusia dengan alam.

Tiga ajaran ini saling berpengaruh pada keagamaan orang cina, praktik-praktik dalam keagamaan yang diajarkan dari tiga filsafat ini hampir semua ada kemiripan, sehingga sulit bagi orang yang tidak memahami ajaran ini untuk memisahkan mana yang dianggap praktik murni dari Konghucu, Budhaisme, serta Taoisme. Simak artikel ini untuk mempelajari lebih dalam tentang Taoisme dan konsep-konsep dari asal-usul ajaran ini.

Asal-Usul Agama Taoisme

Taoisme (Tionghua 道教 atau 道家) yang dikenal juga dengan Daoisme, Taoisme adalah sebuah aliran filsafat yang mempelajari kehidupan alam berasal dari Cina. Taoisme muncul pada era akhir Dinasti Han Timur dan akar-akar pemikirannya telah ada setelah Agama Ruisme atau Kong Jia. Tao sudah ada sejak kurang lebih 2500 SM telah berada di dunia.

Apakah agama ini tidak ketinggalan zaman? Tidak!

Agama Taoisme sifatnya begitu agung, luas, mendasar dan berkembang sehingga tidak akan ketinggalan zaman sampai kapanpun. Agama Tao adalah agama berketuhanan (Thian Kung), Dewa-Dewi yang pengikut agama ini sembah antara lain, Maha Dewi Tai Shang, Lao Jun, Er Lang Shen, Jiu Tian Xuan Nu, Guan Gong, Fu De Zhen, dan lain-lain.

Tokoh pertama atau peletak dasar ajaran Taoisme adalah Yang Chu, kemudian dipopulerkan oleh Lao Tzu. Menurut tradisi kepustakaan cina, Lau Zhu disebutkan sebagai pendiri Taoisme. Lau Tzu adalah tokoh legendaris ajaran filsafat Tionghoa, Lau Tzu adalah seorang filsuf yang hidup pada abad ke 6 SM. Kitab suci utama dalam Taoisme adalah “Tao Te Ching” yang diyakini ditulis oleh Lau Tzu.

Ajaran Taoisme

Ajaran Taoisme mengajarkan untuk hidup secara alami dan spontan serta menghargai keseimbangan dan harmoni. Dengan memahami Tao dan mengikuti Tao, kita dapat mencapai kebahagiaan dan kedamaian. Ajaran ini memiliki beberapa konsep penting yang menjadi dasar ajarannya, seperti Yin Yang dan Wu Wei masih relevan hingga hari ini dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun konsep ajaran dari agama Taoisme, diantaranya.

Tao (Doa)

Agama Taoisme
sumber: unsplash.com

Tao atau doa merupakan konsep sentral dalam Taoisme. Tao secara harfiah berarti “jalan” atau “cara”. ini merujuk pada kekuatan alam semesta yang mendasari segala sesuatu dalam prinsip yang mengatur kehidupan. Tao dipandang sebagai sesuatu yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata atau dikonseptualisasikan dengan pikiran manusia. Menurut Taoisme, manusia harus berusaha hidup dalam harmonis dengan ikatan ajaran Tao.

Wu Wei

Wu Wei merupakan konsep yang penting dalam Taoisme yang secara harfiah berarti “tidak bertindak”, konsep Tao tentang ketiadaan tindakan ini mengacu pada kesederhanaan dan kelembutan dalam bertindak, mengikuti aliran alam dan menghindari kekerasan atau perlawanan yang tidak perlu.

Baca juga :  Apa itu Agama Hindu dan Bagaimana Sejarahnya?

Wu Wei adalah konsep yang menantang bagi banyak orang Barat untuk dipahami, karena konsep ini bertentangan dengan gagasan tentang kontrol, ambisi, dan kemajuan. Namun dengan menerapkan konsep Wu Wei seseorang dapat menumbuhkan sikap penerimaan, spontanitas, dan kepercayaan terhadap Tao, Anda dapat menyelaraskan diri Anda dengan aliran alami keberadaan. Hal ini memungkinkan kedamaian, harmoni, dan kebijaksanaan yang lebih dalam.

Yin dan Yang

Yin dan Yang adalah simbol yang sangat terkenal yang mewakili dua prinsip yang saling melengkapi dan berlawanan dalam alam semesta. Yin melambangkan kegelapan, pasif, dingin, lembab dan negatif. Sebaliknya, Yang melambangkan terang, maskulin, aktif, panas, kering dan positif. Yin dan Yang saling bergantung dan berubah menjadi satu sama lain. Keseimbangan Yin dan Yang diperlukan untuk harmoni agar mencapai keselarasan dalam kehiduapan.

Kesederhanaan

Kesederhanaan adalah prinsip penting dalam Taoisme. Taoisme menghargai kehidupan yang sederhana dan tidak membuang-buang energi pada hal-hal yang tidak perlu. Dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Ini berarti menghindari materialisme yang berlebihan atau struktur sosial yang rumit. Penganut Taoisme mencoba untuk hidup selaras dengan alam.

Taoisme mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan dengan alam semesta. Alam dianggap suci dan dihormati dalam agama ini. Menghormati alam dan hidup sesuai dengan alam adalah bagian integral dari praktik Taoisme.

Panjang Umur

Taoisme juga menekankan pencarian akan panjang umur dan kehidupan yang sehat. Dalam agama ini, terdapat berbagai praktik dan teknik, seperti qigong (metode perawatan cina) dan herbal tradisional, yang digunakan untuk mencapai tujuan ini

Perbedaan Taoisme dan Konghucu

Taoisme dan Konghucu merupakan dua aliran filsafat dan agama yang berasal dari Tiongkok. Meskipun kedua ajaran ini berpengaruh dalam budaya Tingkok dan memiliki kesamaan dalam menekankan ajaran filsafat kehidupan namun keduanya tetap memiliki perbedaan yang signifikan. Taoisme lebih menekankan pada harmoni dengan alam dan kehidupan yang sederhana, sementara Konghucu lebih menekankan pada etika, moralitas, dan tatanan sosial.

Dengan demikian, agama filsafat dari tonghua memiliki sejarah yang panjang, seperti sejarah agama Konghucu begitu juga Taoisme memiliki sejarah yang kaya. Pengaruh Taoisme yang meluas juga telah membentuk tradisi dan praktik di berbagai budaya di seluruh dunia. Dengan mempelajari dan memahami ajaran-ajaran Taoisme, kita dapat menggali wawasan yang mendalam tentang bagaimana mencapai kedamaian batin, menjaga kesehatan, dan memberikan wawasan tentang bagaimana hidup dalam harmoni dengan alam semesta juga mencapai kehidupan yang lebih bermakna.

Itulah sejarah dari agama Taoisme yang memberikan kita inspirasi dalam mencapai keseimbangan, kedamaian batin, kualitas hidup, nilai-nilai ajaran Taoisme tetap relevan dan dapat memberikan panduan dalam menjalani kehidupan bagi setiap penganut ajaran filsafat ini. Semoga artikel ini membantu anda mendapatkan informasi yang anda inginkan. Jika ada saran dan masukan tentang artikel ini silahkan tinggalkan komentar di bawah. Terima kasih.

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.